Selasa, 12 Maret 2013

qur'an hadist


QUR’AN HADIST

QUR’AN ..
A.  Pengertian AL-QUR’AN
Secara bahasa Al-Qur`an berasal dari bahasa Arab , yaitu qarr-yaqrau-quraanan yang berarti bacaaan.
Hal itu dijelaskan sendiri oleh Al-qur`an dalam Surah Al-Qiyanah ayat 17-18:


"Sesungguhnya mengumpulkan Al-Qur`an (didalam dadamu) dan (menetapkan) bacaannya (pada lidahmu) itu adalah tanggungan kami. (Karena itu), jika kami telah membacakannya hendaklah kamu ikuti bacaannya".
Secara istilah Al-Qur`an adalah : "Kalam ALLAH yang merupakan mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw, yang diturunkan secara mutawatir dan membacanya adalah ibadah".
1.    Al Quran menurut arti istilah (terminologi) yaitu
Alquran adalah firman Allah SWT, yang merupakan mukjizat, yang diturunkan kepada Nabi dan Rasul terakhir dengan perantaraan Malaikat Jibril yang tertulis di dalam mushaf yang disampaikan kepada kita secara mutawatir yang diperintahkan membacanya, yang dimulai dengan surat Al fatihah dan ditutup dengan Surat Annas
2.    Alquran adalah lafal berbahasa Arab yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW yang disampaikan kepada kita secara mutawatir, yang diperintahkan membacanya yang menantang setiap orang (untuk menyusun walaupun) dengan (membuat) surat yang terpendek dari pada surat-surat yang ada di dalamnya.
3.    Alquran diperintahkan untuk dibaca (selain dipelajari dan diamalkan) karena membaca Alquran merupakan ibadah.
4.    Alquran ditulis di dalam mushaf, bahwa Alquran ini ditulis sejak masa turun (Nabi Muhammad SAW). Karena selalu ditulis inilah Alquran juga disebut “Alkitab”. Dewasa ini mushaf Alquran disebut “Mushaf Usmani” karena penulisannya mengikuti metode usman Bin Affan./
Sedangkan, menurut saya (Nuning Yulistika) sendiri qur’an adalah firman Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat jibril yang mengandung aqidah, syariah dan ibadah sebagai petunjuk hidup bagi manusia di dunia.
Al-Qur`an diturunka ALLAH Swt kepada Nabi Muhammad Saw dengan berbagai cara:
·       Pertama bermimpi yang baik ketika beliau tidur.
·       Kedua, wahyu itu dibawa oleh malaikat Jibril dengan menyerupai bentuk manusia laki-laki.
·       Ketiga Malaikat Jibril (pembawa wahyu) itu menampakkan dirinya dalam bentuk asli.
·       Keempat, wahyu itu diturunkan melalui bunyi genta, ini adalah cara terberat yang dirasakan beliau.
·       Kelima, wahyu itu datang tidak dengan perantara malaikat melainkan diturunkan langsung dari ALLAH Swt.
·       Adapun cara keenam wahyu itu beliau terima diatas langit yang ketujuh langsung dari ALLAH Swt sendiri.

B.  Fungsi AL-QUR’AN
Fungsi lain Al-Qur`an adalah sebagai bukti kebenaran Nabi Muhammad saw., dan bukti bahwa semua ayatnya benar-benar dari Allah SWT. Sebagai bukti kedua fungsinya yang terakhir paling tidak ada dua aspek dalam Al-Qur`an itu sendiri, yakni:
·  Isi/kandungannya yang sangat lengkap dan sempurna;
·  Keindahan bahasanya dan ketelitian redaksinya;
·  Kebenaran berita-berita gaibnya; dan
·  Isyarat-isyarat ilmiahnya.
Sedangkan, menurut saya (Nuning Yulistika). Fungsi qur’an adalah sebagai mu’jizat yaitu berfungsi melemahkan argumentasi orang yang menentang kerasulan Muhammad dan kebenaran islam.


HADIST
A.  Pengertian Hadist
Langsung menurut saya sendiri adalah sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW, baik perkataan, perbuatan, pernyataan (taqrir), atau yang lainnya. Yang lainnya disini dapat berarti sifat, keadaan, maupun cita-cita (himmah).

B.  Fungsi Hadist
Langsung menurut pendapat saya sendiri, yaitu sebagai sumber hokum islam setelah al-qur’anul karim karena kedudukannya sebagai tafsiran dan pedoman pelaksanaan yang dapat dipercaya terhadap al-qur’an. (telah ditetapkan dalam Q.S an nisa: 65).


 


Yang artinya : Maka demi Tuhan-mu, mereka tidak beriman sebelum mereka menjadikan engkau (Muhammad) sebagai hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, (sehingga) kemudian tidak ada rasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang engkau berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.


Referensi :